Mulutmu… Surga dan Nerakamu Januari 3, 2012
Posted by tiadevianty in Elang, Guru, University of Life.Tags: alhamdulillah, bahagia, Elang, ikhlas, jiwa, kecerdasan, kedamaian, kehidupan, Sang Maha
trackback
Menjelang umur 17 tahun plus plis… hehehehe… *tutup muka* banyak pengalaman hidup yang mendewasakanku baik secara instan maupun perlahan n pasti…
Selalu tertanam dalam benakku, IQ tak menentukan segalanya dalam jalan hidup seseorang… Terbanyak yang kualami adalah kemampuan2 lainnya yang justru mencerahkan kehidupan seseorang…
Penampilan pertama bisa membuat kesan luar biasa atau hancur2an… tapi yang lebih sulit adalah memaintain diri sesudahnya… Output2 atas perjuangan memenangkan kehidupan bisa dilihat secara mudah dalam lembaran sertifikat, namun outcomenya bisa dilihat dalam gerak gerik seseorang… Tatakrama, sopan santun, etika dalam berperilaku dan berkomunikasi baik verbal maupun nonverbal…
Tak jarang dikejutkan oleh seseorang yang berpenampilan necis, tapi semua kata2 yang keluar dari mulutnya lebih kotor dari got… atau sebaliknya kata2 penuh kedamaian keluar dari seseorang yang berpenampilan sederhana…
Tuhan menjanjikan akan meninggikan derajat bagi umatnya yang mencari dan mengamalkan ilmu sepanjang hidupnya… Bukan hanya sekedar sertifikat gelar yang bisa jadi ditempuh dengan ketidakjujuran untuk hal yang tak jujur pula… Semua itu akan tercermin dalam perilaku sebagai cerminan jiwanya… akan tercermin dalam semua bentuk komunikasi yang dihasilkan… Bahkan tak jarang aku mendapatkan pelajaran kehidupan dari seseorang yang begitu bening hatinya tanpa dilampiri sertifikat pendidikan setinggi langit… Namun kehidupan mengajarkan kesederhanaa dan kebijaksanaan dalam memaknai hidup… Kalo kata Aa Gym sih… mulut onrang seperti mulut teko… semua yang keluar dari mulutnya adalah cerminan jiwanya…
Ah… semoga selalu bisa mencerahkan orang2 disekitarku dengan mencerahkan diriku sendiri…
Semoga mulutku tidak menjadi tumpukan dosa2ku… tapi pembuka pintu surgaku…
Always Alhamdulillah
MuTiaRA
semoga mulutku jugaaaa
dan, makasih ya setuju saling follow