Big NO!! Oktober 26, 2011
Posted by tiadevianty in Uncategorized.trackback
Sore hari sambil minum teh manis hangat plus ditemenin Phil Collins… Uh sore yang sempurna sebelum matiin kompie, ga ada salahnya ngompie dulu…
Mungkin untuk sebagian orang, aku dinilai gila kerja sampe lupa diri… Mungkin juga akan dinilai akan menghalalkan segala cara demi bisa bekerja… Dan bekerja di atas segalanya… Bisa jadi benar bisa jadi salah… Tapi kalo diajakin jalan ma my sohib… Beuh langsung ngacir cuman bawa dompet n sendal… Tas ditinggal di kantor sebagai tanda aku pernah mampir masuk ruang kerja wkwkwkwk… Karena yang penting bagiku hanya dompet dan hape… heuheu…
Tapi bukan berarti aku ga bertanggung jawab sama sekali… ketika aku committed mengerjakan sesuatu, akan dikerjakan semaksimal mungkin asal ga ganggu jam bobo… wkwkwkwk… soalnya kalo dah ngantuk mah, aku bakalan error surerror… jadi harus bobo barang sejam dua jam…
Satu yang pantang buatku… bekerja buat mencari jabatan, apalagi menghalalkan segala cara. Prinsipku, kalo dipercaya ya dijalankan… kalo ngga, ya sudah… Kalo aku merasa mampu, aku jalankan… Kalo aku rasa bukan bidangku, dengan amat sangat merendah, aku akan menolak kepercayaan tersebut…
Rasanya darahku langsung mendidih, dan harga diriku tercampakkan ketika my boss said that “memberikan jabatan” itu untukku… Awww I never asked for that… NEVER!!
Pantang dalam hidupku meminta jabatan, apalagi sampe menjilat2 kesana kemari minta dukungan ini itu… Bahkan memikirkan mampu berkata “MINTA” rasanya tak akan sanggup… Kalo saja my boss tau, aku lebih senang lepas dari jabatan ini… Aku bisa terbang kesana kemari… Jalan2 keliling Indonesia… Andai saja dia tau aku baru saja mengatakan tidak ketika ada tawaran kerja menjelajah Indonesia selama 54 hari kerja dalam waktu setahun…. Aargh rasanya aku mau meninjunya… Tapi ikatan latihan etika dan norma untuk menghormati sesepuh menahanku untuk tetap diam di tempat… Dengan dada yang menggemuruh menahan maraaahhh…. Ggrrgghhhh….
Kakekku demi idealisnya yang tinggi, dengan riang gembira melepaskan jabatannya sebagai kakanwil… Ayahku demi idealisnya (ga mau bayar sogokan) dengan ikhlas menjalani penugasan di tengah dusun terpencil… dan bagiku BIG NO banget nguber2 jabatan… karena bekerja menuju ke surga ga mesti jadi pejabat… Di buku panduan hidup manapun ga ada tertulis harus jadi pejabat baru bisa masuk surga… tapi semakin banyak berguna bagi banyak orang, maka pintu ke surga akan semakin terbuka lebar…
Dan 15 menit menuju jam kantor berakhir… emosi negatifku sudah banyak berkurang… hanya satu kata syukur yang mampu aku panjatkan… Dear God Lord terima kasih untuk menjaga hatiku, menjaga idealisku, dan melindungiku dengan perhatian kasih sayang orang2 yang kukasihi yang masih memiliki idealisme di dunia ini…
Dear Sang Maha… berikan kelembutan hati padaku, kasih sayang yang berlimpah ruah, ilmu yang bermanfaat, wawasan yang luas, etika dan perilaku yang terjaga… Sehingga aku selalu menjaga the big big no dalam hidupku dengan elegant…
-MuTiaRA-
Komentar»
No comments yet — be the first.