jump to navigation

Terampas September 8, 2009

Posted by tiadevianty in Kehidupanku.
add a comment

Pagi ini, sambil menikmati sinar matahari pagi yang hangat menerobos jendela ruang keluarga… Terduduk didepan kompie n keep thinking… Dua hari telah berlalu dari musibah kemalingan… but rasa gelisah dan rasa tak aman tetap menyergap hati…

Bukan masalah kehilangan barang yang membuatku merasa sangat tak nyaman… tapi aku kehilangan rasa percaya ma orang di sekitarku… Analisis polisi untuk sementara tidak membuatku menjadi lebih tenang… :(

Duh…

NCBNU Agustus 28, 2009

Posted by tiadevianty in Uncategorized.
Tags: , ,
add a comment

Banyak pikiran2ku berkelebat beberapa hari terakhir ini… memikirkan banyak hal, seperti… hmmmm… betapa rencana Sang Maha memang paling sempurna… banyak capaian2 yang aku targetkan tapi tak tercapai (or belum) mungkin bukan yang terbaik, atau mungkin aku harus menyiapkan landasan dalam hidupku diperluas lagi, sehingga berbagai macam ‘pesawat’ bisa landing dengan sempurna dalam kehidupanku… dan targetanku bisa tercapai dengan pas…

Setahun terakhir ini aku mayan speeding dalam mempelajari banyak hal… amat sangat banyak… N aku menyadarinya sebagai proses pencerdasan dan pendewasaan diri dalam segala lini… N prosesnya (believe me) pake acara nangis bombay booo… hihihi… Aku yakin orang2 disekitarku terkena getahnya ketika tiba2 aku temper tantrum aka ngamuk darat karena uuurrrggghhhh moment; atau tiba2 low down, mellow2… nangis2 bombay ala pelem indihe… sampe puun2 kupelukin semua hehehehe…; atau tiba2 begitu autis… terlampau sibuk dengan dunianya sendiri sampe lupa say hi, ngasih teletubbies hugs ma orang2 kucinta… yupz it’s me, it’s my life…

N now aku lagi mempelajari NCBNU alias no comment because no use… judule sih keren, kesannya sih gampang… tapi prakteknya hehehehe… gampang2 susah… mulut tuh gateeeellll banget pengen ngomenin orang, padahal belom tentu omonganku mutu… bisa jadi malah bikin huru hara… Ini pan bulan puasa (“mo bulan puasa or no, kamu harus ngomong yang baik2 dan bermutu neeeeenggg” begitu omongan Pak Guru-ku hehehehe… pizz ah pak guru)… D’oooohhhh kok susah banget ya buat ga komen… mulai dari komen usil tentang penampilan orang sampe komen devil ngomongin aib orang…. Ampuni aku Ya Alloh… duh… siap2 disetrap ma Pa Guru neeh… hiks… pasti peernya sejibun neh…

Alhamdulillah… saya bukan remaja lagi… ;p Agustus 15, 2009

Posted by tiadevianty in Kehidupanku.
Tags: , , , ,
add a comment

Minggu pagi, as always… duduk di depan kompie, menikmati terbitnya matahari dari jendela ruang kerjaku, dengan segelas air putih… Buka2 situs sosialita, dan ngecek imels dari beberapa rekan kerja… Mengirimkan beberapa e-card kepada beberapa kawan yang berulang tahun di pagi ini… Betapa mudahnya terkoneksi dengan kawan2 lama di era dunia maya seperti sekarang…

Ditengah waktu luang seperti pagi ini, iseng2 aku baca status beberapa teman disatu jejaring sosial… yang sebenarnya notabene mereka jauh lebih muda karena mereka murid2ku yang sedang mengalami keriuhan di usia awal dua puluhan yang gegap gempita…

Membacanya… mengingatkan diriku dimasa2 tersebut… betapa mellownya ga bisa kontakan ma sang kekasih, heboh sendiri ketika melihat sang jejaka yang tampan rupawan, pusing abis ketika mentok di urusan kuliahan… bikin jadwal yang padat seharian ma temen2 buat hanging out… kebingungan ga tau mau ngapain ketika liburan panjang… bosan libur, males kuliah… malam minggu yang kesepian, masa2 ga pede… beuuuu… hehehe…

Aahhhh…hari ini sambil menikmati segelas air putih di tangan, I say Alhamdulillah saya sudah melewati itu semua… dan bersyukur saya sudah cukup tua… cieh hehehe… dengan keriput tipis di ujung mata, rambut mulai memutih… but I’m happier than before…

Di rumah mungil ini… I have the best husben ever, two wonderful kids, I have challenging responsibilities as a wife, a mother, a daughter, a lecturer, a researcher, a neighbour, a friend, a soulmate… and all the status that makes my life perfectly goes well… pas!!

Alhamdulillah… love you all… :)

Ayem Kaming… Agustus 13, 2009

Posted by tiadevianty in Elang, Kehidupanku.
Tags: ,
add a comment

Hmmmm… dah lama juga ya ngga nulis disini… Selama ini tulisanku hanya untuk kebutuhan privat, tapi ternyata malah menimbulkan kerusuhan2 yang ga perlu… karena beda membahasakan rasa dari dua makhluk berbeda planet… aku maksudnya kemanaaaaa… eh diterjemahkan laen, tujuan tidak tercapai… sedih deh… :(

Mendingan disini aja deh, karena tidak ditujukan untuk siapapun… just me… bisa menghindarkan diri dari perang dunia, dan kepenatan hidup bisa disandarkan di dinding bernama blog… All I need is a palka, yang mampu mendengarkan sebanyak apapun yang kuceritakan, dan luapan rasa dalam bahasa planetku tanpa perlu penilaian apapun…

Malam ini kelelahanku memuncak setelah perjalanan darat selama 10 jam-an, lemes banget… dan kadang dada kiriku nyelekit… gejala fatigue kah? Sebulan ini emang bodiku kuforsir banget, plus pikiran dan emosiku… sayangnya tak semua bisa mengerti kondisi dan kebutuhanku… yang kuinginkan istirahat sejenak, jiwa dan ragaku…

Hmmm… sudahlah, brenti dulu ngeluhnya… daku hanya ingin berkangen2 meluapkan semua rasa dalam bahasaku sendiri tanpa perlu khawatir bikin orang2 disekitarku manyun… Kalo ada yang jadi ngambek, salah sendiri baca blog-ku ini… hehehehe… *peace ah matey* have a great evening all…

Cinta… Juni 18, 2009

Posted by tiadevianty in Uncategorized.
Tags: , , , , ,
1 comment so far

Kalau dia ada untukmu, bukan untukNya…Tak akan pernah lepas dari genggamanmu…

Tapi bila dia ada untukNya, bukan untukmu… Biarkan ia pergi… karena ia telah menemukan cinta sejatinya

Karena sejatinya cinta adalah bila ia bahagia engkau bahagia, apabila ia sedih engkau menyediakan palka tuk bersandar…

Tak terbatasi, apakah engkau memilikinya atau tidak… apakah ia ada disisimu atau tidak… Karena cinta kuasa Illahi semata…

Pidato Badshah Khan Mei 3, 2009

Posted by tiadevianty in Guru.
Tags: , , , ,
add a comment

Ada dua jalan menuju kemajuan nasional.

Yang satu adalah jalan agama dan yang satunya adalah jalan patriotisme… Kalian semua pernah mendengan tentang Amerika dan Eropa. Orang-orang di negara-negara tersebut mungkin tidak terlalu religius, tetapi mereka memiliki rasa patriotisme, mencintai bangsa mereka, dan memiliki kesadaran sosial.

Lihatlah kemajuan yang telah mereka capai. Kemudian lihatlah diri kita sendiri! Kita bahkan sama sekali belum belajar untuk berdiri di atas kaki kita sendiri. Lihatlah standar kehidupan mereka dan kemudian lihatlah standar kehidupan kita.

Jika kita sekarang berada di jalan menuju kehancuran, itu karena kita tidak memiliki semangat religius yang sejati atau semangat patriotisme yang sesungguhnya maupun rasa cinta kepada bangsa kita…

Revolusi besar akan datang, dan kalian bahkan belum pernah mendengarnya.

Selama kunjunganku baru-baru ini ke anak benua, aku memperhatikan para pria dan wanita disana telah bersiap sepenuhnya untuk melayani bangsanya… Disini? Jangankan wanita, bahkan pria pun tidak menunjukkan hasrat untuk melayani. Mereka bahkan hampir tidak mengerti makna kata ‘bangsa’!

Revolusi itu laksana banjir! Suatu bangsa dapat sejahtera karenanya, dan dapat pula musnah karenanya. Suatu bangsa yang sepenuhnya sadar, yang mengembangkan persaudaraan dan semangat nasional, dapat dipastikan memperoleh keuntungan melalui revolusi. Ketika revolusi itu tiba, seluruh bangsa akan turut bergerak searus dengannya.

Namun jika rakyatnya tidur! Jika mereka tidak peduli satu sama lain dan tidak peduli pada negerinya, seluruh bangsa akan tersapu oleh banjir ketika revolusi itu tiba.

Perhatikanlah negara-negara maju di dunia. Apa kalian pikir kemakmuran mereka jatuh begitu saja dari langit? Tidak, sama seperti kemakmuran kita juga tidak akan jatuh dari surga!

Rahasia kemakmuran mereka adalah mereka memiliki pria dan wanita yang mengorbankan kemewahan, kesenangan dan kenyamanan mereka demi kemakmuran bangsanya.

Kita tidak memiliki orang-orang semacam itu di antara kita. Kita hanya mencari keuntungan pribadi dan membiarkan negeri ini milik setan! Di negara lain, orang-orang telah belajar bahwa manusia tidak hidup sendiri. Namun, di negeri kita, setiap orang hidup di dunia mimpinya masing-masing – seperti binatang. Setiap binatang dapat menemukan tempat tinggal, mencari pasangan, memelihara anak-anaknya. Dapatkah kita menyebut diri kita ciptaanNya yang paling sempurna jika apa yang kita lakukan tidak lebih dari binatang?

Tolong ingatlah ini. Jika bangsa ini makmur, akibatnya akan dirasakan oleh semua orang. Setiap pria, wanita, dan anak-anak akan memperoleh manfaatnya. Jangan berpikir bahwa dengan memperkaya dirimu sendiri, negerimu akan menjadi makmur. Tidak akan pernah. Jika kamu ingin negerimu dan rakyatmu makmur kamu harus berhenti hidup hanya untuk dirimu sendiri. Kamu harus mulai hidup untuk masyarakat. Itulah satu-satunya jalan menuju kemakmuran dan kemajuan.

Pidato Badshah Khan di masa sebelum kemerdekaan di India sana… ternyata masih cucok untuk Indonesia saat ini. Aku suka banget…membangkitkan nasionalismeku yang nyaris padam, keber-agamaanku yang masih mencari arah dan jawaban…

He’s so inspiring 4 me

Hati yang tergenggam April 4, 2009

Posted by tiadevianty in Uncategorized.
Tags: , ,
add a comment

Hanya sang Maha yang menggenggam hati manusia…

Datang dan pergi tanpa diketahui…

Ada yang menyelinap dan memenuhi setiap ruang hati

Ada yang terlupakan begitu saja…

Ada masa memujanya setengah mati…

Dan kini yang teringat hanya sepenggal namanya, tanpa bayang wajah…

Dan sekelumit kenangan yang tak utuh…

Rencana Sang Maha dalam hidup manusia sungguh luar biasa…

Hoekssss… April 1, 2009

Posted by tiadevianty in Guru, Kehidupanku.
Tags: , , ,
add a comment

Beberapa hari terakhir ini daku cukup dibuat terbengong2 dengan gossip yang berkeliaran masuk telinga kiri dan telinga kanan… tayangan infotainment kalah besar, coz yang digossipin temen2 terdekatku, bikin aku terperangah abis…

Yang semakin herannya, aku selalu menjadi makhluk terakhir di dunia nampaknya yang tahu tentang pergossipan di kantorku… aku harusnya bersyukur ya… karena ga ada yang berani ngegossip ma aku hahaha… biasanya juga aku cuman ngerespon “oooo masa sih… ooo gitu ya…” temen gossip yang tidak menyenangkan hahahaha…

Tapi kemaren aku jadi mau mendengarkan dengan seksama, coz yang digossipin ini adalah temens yang akan menduduki kursi panas di kantorku… Bukan isi gossipnya yang aku perhatikan, toh aku ga terlalu peduli kalo gossip itu benar atau salah… itu mah urusan mereka pribadi ma Sang Maha, ga ada sangkut pautnya ma aku… yang justru aku perhatikan, justru permainan kotor diantara dua kelompok pendukung dalam upaya menaikkan jagoan mereka di kursi tersebut… dan sejumlah hidden agenda yang melatarbelakanginya…

Prihatin banget deh ah… apa ga ada permainan yang lebih cantik lagi?? Sayang banget kalo ladang ibadah dikotori perilaku dengan penghalalan segala cara untuk meraihnya… Kalo semuanya diawali dengan cara seperti itu apakah akan berhasil memungut pahala surgawi???

Dengan hiruk pikuk yang tidak memperkaya amalan ibadahku ini, aku semakin asyik tenggelam di dunia baru yang emang aku idam2kan… Salah satu pembuktian dari deretan bukti2 yang emang dah berjejer ga tak terhitung sejak aku lahir… Rencana Sang Maha memang sempurna…

Akhirnya tetep lah… alhamdulillah

Dear Sang Maha… lindungi hambamu ini…

Ladang Ibadah Ga Ada Abisnyaaaa… Maret 27, 2009

Posted by tiadevianty in Guru, Kehidupanku, ikhlas.
Tags: , ,
1 comment so far

Duh dah mayan lama ga blogging aka curhat2… coz bener2 I had no time cuman buat diem n mikir2 evaluate my days… Satu hari berlalu, ya udah, dah banyak planning buat besoknya buat dijalanin… Dah tiga minggu berturut2, lemburan di kantor, bahkan Sabtu n Minggu tetep ngantor… Dah dikomplen seisi rumah… tapi mo gimana lagi, emang sibuk abis…

Critanya ntar disambung lagi, dah ditunggu jam 7 di kantor buat preparing sunatan massal…

Lanjuuuuut…

Pagi ini, hari sibuk terakhir di bulan Maret… masih ada satu kegiatan lagi which is english debate contest… Duh, asalnya daku dah berandai2, wiken depan dah bisa nyantai2. But baru nyadar, coz kuliah di Unpad udah mulai jalan lagi… OMG… aku pengen liburan… semingguuuuu ajah…

Tapi Sang Maha has a perfect plan… Aku emang ga dikasih jeda waktu buat bengong… nanti termehek2, n bolak balik terapi lagi… bener2 ga owkeh hehehe… Tapi yang jelas2nya sih, aku punya potensi yang luaaarrrr biasa untuk dibaktikan bagi… diriku sendiri, sesama, dunia akhirat deh (ih narsis banget ya… hahahaha…)

Perjalanan Hidup Kita seperti Halnya Pengalaman dari Arus Kecil.
Jika Anda ingin Melewati Rintangan dalam Hidup Anda guna
Mencapai TUJUAN dari KEBENARAN, KEBAJIKAN dan KEINDAHAN,
Anda juga Harus Memiliki KEBIJAKSANAAN dan KEBERANIAN Untuk
Melepaskan sifat ke-AKU-an (Kelekatan Pada Diri Anda).

Mungkin Anda Dapat Menanyakan Pertanyaan ini pada Diri Anda :
“Apakah Hakekat Diriku?
Melekat pada Apakah Diriku ini? dan
Sebenarnya Apa yang Benar-benar Aku Inginkan? “

Daku terpaku abis ketika baca untaian kalimat di salah satu milis situs sosialita… Kesimpulannya – menurutku – untuk menjadi yang terbaik, mencapai tujuan tertinggi… kita harus siap dan mempersiapkan diri untuk selalu berubah, dan ikhlas dalam menghadapi segala kemungkinan…

Kadang dunia manusia begitu kejam, dan mengkotak2an dunia idealisme itu seperti apa, sehingga kita begitu kaku dan sulit untuk beradaptasi dengan berbagai keadaan, dan melekatkan diri pada suatu model tertentu. Masalahnya kemudian adalah apabila ketika kita diberi cetakan yang berbeda dengan model yang sudah kita pahatkan dalam isi kepala kita, maka akan susah banget untuk mengisi cetakan sempurna Sang Maha dalam hidup kita…

Ah curhatnya ntar dilanjut lagi, dah ditelponin dari kantor…

Another Surprise Maret 14, 2009

Posted by tiadevianty in Guru, Kehidupanku.
Tags: , , ,
2 comments

Ditengah kesibukan yang hampir menenggelamkan kesadaranku akan dunia sekitar… hadiah sederhana terindah datang dari salah satu penjuru dunia… sesuatu yang mencoba untuk selalu mengingatkan akan keberadaanNya, sesuatu yang akan mengingatkanku untuk selalu bersujud dan merendahkan dahiku di hadapanNya, menyerahkan hidup matiku…

Thanks Hon…